Jelang Natal BKP RI Gelar Pasar Murah

[AMBON, BERITAMALUKU.com] – Kementrian Pertanian Republik Indonesia melalui dinas ketahanan pangan gelar pasar murah di desa Hutumuri kecamatan leitimur selatan kota ambon sabtu, 16/12.

Kegiatan Pasar murah ini dilaksanan menjelang hari raya natal dan tahun baru agar masyarakat yang melaksanakan perayaan natal tidak kesulitan dengan kebutuhan bahan pokok.

Stabilitas pasokan harga dari komoditi-komoditi terutama yang berkaitan dengan kebutuhan pokok dalam rangka untuk melaksanakan pasar murah.

Pemerintah Daerah Provinsi Maluku bersama badan ketahanan pangan pusat melaksanakan kegiatan ini hanya di 8 provinsi termasuk di Maluku. Demikian dikatakan kepala dinas ketahanan pangan provinsi maluku M.Z Sangadji.

Sangadji juga mengungkapkan untuk menstabilkan harga dalam rangka kegiatan hari-hari Besar seperti Natal dan Tahun Baru tersebut banyak mendapat dukungan oleh beberapa suplier.

“Kami mengucapkan terima kasih terutama kepada suplier 51 dan juga dari bulog yang telah mendukung kami dalam rangka untuk melaksanakan pasar murah dan mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk kepentingan masyarakat yang ada di desa hutumuri”.

“Kami juga berharap masyarakat bisa membeli secukupnya agar semua bisa menikmati pasar murah ini, jadi kami mohon pengertian dari masyarakat desa Hutumuri”. Ucap Sangaji.

Sementara itu menurut kepala sub bagian sumber daya pangan Badan ketahanan pangan kementrian pertanian Siti Tarbiah mengatakan ketersediaan pangan untuk Natal dan Tahun Baru ini dilakukan hanya di wilayah-wilayah yang mayoritas melaksanakan hari natal saja. “Kami melaksanakan pasar murah menjelang hari raya natal ini hanya di delapan provinsi termasuk provinsi maluku”.Ucapnya.

“Karena adanya keterbatasan fasilitas, maka di tahun ini kami laksanakan pasar murah hanya di daerah-daerah yang mayoritas penduduknya merayakan natal, mudah-mudahan stabilitas pangan yang diberikan Kementerian Pertanian bisa bermanfaat bagi masyarakat Maluku khususnya di desa Hutumuri ini”.

Dia juga mengakui tugas kementrian pertanian yang dibebankan kepada badan ketahanan pangan sangat berat, namun ada dukungan dari semua pihak maka kegiatan ini berjalan dengan baik. Tandasnya. (WM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *